Director : Sean Penn
Cast :
Emile Hirsch
Jena Malone
Catherine Keener
Vince Vaughn
Hal Holbrook
Distributor :
Riverroad Entertainment
Genre :
Drama, Adventure, Biopic
Kemunafikan, sebuah unsur buruk dalam diri manusia yang kadang menjelma menjadi sebuah halangan seseorang menggapai kebahagiaan yang sesungguhnya. Kalimat tersebut disamping cukup menggambarkan dasar dari film ini. Into The Wild, sebuah film hasil rekaan actor-director peraih dua piala Oscar, Sean Penn. Ceritanya sendiri diadaptasi dari novel bestseller John Krakaeur, yang sebenarnya adalah kisah nyata dari si tokoh utama. Agak nyesel sih baru nonton sekarang, secara film ini rilisan tahun 2007, hehehe seperti postingan saya sebelum ini, minggu lalu saya memang meluangkan waktu libur saya untuk menonton banyak film lama bagus yang belum ditonton.
Dibintangi oleh Emile Hirsch dengan sangat baik sebagai tokoh sentral, Into The Wild diramaikan oleh beberapa aktor sebagai pemeran pembantu, antara lain Hal Holbrook yang berhasil meraih satu nominasi Oscar berkat perannya di film ini, ada juga Kristen Stewart, Vince Vaughn, bahkan Zach Galifianakis yang sampai sekarang saya masih lupa karakter apa yang ia perankan, hehehe.Ya walaupun dengan porsi tidak banyak, karakter yang mereka perani sangat membantu terealisasinya kisah yang mengagumkan dan inspiratif dalam film ini. Into The Wild pada tahun 2008 lalu hanya mampu mendapat dua nominasi Oscar, suatu hal yang cukup saya pertanyakan. Ya tidak selamanya Oscar bisa dijadikan tolak ukur mengenai kualitas sebuah film, tergantung bagaimana seseorang menikmati film itu, mendapat setinggi apa kualitas film itu, sejauh mana film itu bisa meraih hati kita, dan setinggi apa pikiran kita dalam mencerna isi sebuah film. Singkat kata, Be Yourself!
Christopher Johnson McCandless (Emile Hirsch) adalah
seorang pria muda berpendidikan yang berprestasi tinggi. Tidak sekedar
pintar dalam pendidikannya, Chris memiliki kepribadian yang baik, rendah
hati, dan pemikiran dewasa yang bijaksana. Paska kelulusan dirinya dari
Universitas Emory, Chris yang usianya tergolong muda, 22 tahun,
memutuskan untuk pergi meninggalkan keluarganya dan memulai kehidupan
dengan caranya sendiri, yaitu menjalani petualangan di alam bebas.
Dengan cara kehidupan Chris yang baru tersebut, ia rela meninggalkan
segala unsur-unsur kehidupan lamanya, seperti uang, telepon, bahkan
kekayaan yang dimilikinya.
Tindakan
berani Chris ini tentu saja dipicu oleh maksud, yaitu keadaan
keluarganya yang penuh dengan kepalsuan, dan juga kehidupan manusia yang
terlalu bergantung pada harta semata. Keputusan Chris ini tentu saja
membuat keluarganya cemas, orang tua Chris yang pada awalnya mengira
putranya tersebut sedang menuntut ilmu di Atlanta semakin khawatir
ketika menemukan Chris telah lama menghilang. Segala cara dilakukan
mereka untuk mencari tahu keberadaan Chris, tetapi sayangnya dengan
bantuan polisi pun keberadaan Chris tidak dapat dilacak. Walaupun
begitu, Chris tetap menjalin hubungan dengan adiknya, Carine (Jena Malone),
lewat surat menyurat. Di dalam perjalanan kehidupan barunya Chris
bertemu dengan banyak teman baru dan mendapat banyak pengalaman
berharga. Semua ini dilakukannya untuk mencari arti dari kehidupan dan
mengembangkan kedewasaan dalam dirinya.
Amazing,
superb, outstanding, powerful, bagus, keren, cakep,...., ah masih
banyak kata yang pantas menggambarkan kesempurnaan film ini. And when
I'm done watching this, Into The Wild easily become one of my favourite
film all-the-time. Skema perpindahan kisah atau bisa dibilang alur
cerita yang diusung adalah flashback/campuran, dimana cerita mengalir
maju mundur sesuai timing yang diatur dari buku aslinya. Selain itu
cerita dibagi kedalam beberapa bab, sama halnya seperti sebuah buku,
satu cara yang saya suka sehingga kerennya lebih kerasa bagi saya. Saya
suka banget sama karakter Chris, bagaimana karakternya yang memiliki
kemarahan tersendiri pada kepalsuan yang tumbuh dalam diri manusia.
Walau faktor Chris dalam memulai cara hidup baru salah satunya adalah
masalah keluarga, tapi menurut saya bukan itulah yang coba disampaikan
pada banyak orang. Into The Wild pada dasarnya mengkritisi pola pikir
manusia secara universal, bukan menggurui tentang masalah kekeluargaan.
Semua arah pikiran dan tujuan Chris seakan menyindir pola hidup maupun
tingkah laku manusia yang sering menginginkan kebahagiaan dengan banyak
menutupi black-hole dalam dirinya, dengan menambalnya dengan segudang
kepalsuan, dan tidak jarang merugikan potensi atau kepribadian orang
terdekat yang tanpa disadari memiliki tingkat timbul depresi yang sangat
besar.
Amazing,
superb, outstanding, powerful, bagus, keren, cakep,...., ah masih
banyak kata yang pantas menggambarkan kesempurnaan film ini. And when
I'm done watching this, Into The Wild easily become one of my favourite
film all-the-time. Skema perpindahan kisah atau bisa dibilang alur
cerita yang diusung adalah flashback/campuran, dimana cerita mengalir
maju mundur sesuai timing yang diatur dari buku aslinya. Selain itu
cerita dibagi kedalam beberapa bab, sama halnya seperti sebuah buku,
satu cara yang saya suka sehingga kerennya lebih kerasa bagi saya. Saya
suka banget sama karakter Chris, bagaimana karakternya yang memiliki
kemarahan tersendiri pada kepalsuan yang tumbuh dalam diri manusia.
Walau faktor Chris dalam memulai cara hidup baru salah satunya adalah
masalah keluarga, tapi menurut saya bukan itulah yang coba disampaikan
pada banyak orang. Into The Wild pada dasarnya mengkritisi pola pikir
manusia secara universal, bukan menggurui tentang masalah kekeluargaan.
Semua arah pikiran dan tujuan Chris seakan menyindir pola hidup maupun
tingkah laku manusia yang sering menginginkan kebahagiaan dengan banyak
menutupi black-hole dalam dirinya, dengan menambalnya dengan segudang
kepalsuan, dan tidak jarang merugikan potensi atau kepribadian orang
terdekat yang tanpa disadari memiliki tingkat timbul depresi yang sangat
besar.
Banyak
poin yang saya dapat tentang seorang Chris. Pertama, Chris memiliki
kecermelangan hati yang sangat menawan, maksud saya mudah disukai atau
easy-going. Bagaimana seorang Chris mampu membuat banyak teman barunya
terharu akan kehadiran dan kepergiannya. Keduam bagaimanapun keteguhan
hatinya dalam mengambil keputusan besar ini, tetap saja jauh di benak
hati manusia akan timbul perasaan dilematis; apa semua yang saya lakukan
benar?, hal ini saya simpulkan dari adegan telepon umum. Ketiga, sosok
Chris bukanlah sosok untuk dibenci, dan juga bukan untuk dicintai.
Mengapa bukan untuk dibenci? Tidak lain karena arah pandang jiwa dan
otak Chris yang sangat dewasa dan penuh kebijaksanaan. Dan juga karena
semangat besar dalam diri Chris dalam mencapai tujuan dan impian. Tapi
buat saya hal positif tersebut timbul dalam diri Chris dan ia
ekspresikan hanya dalam petualangannya. Kenapa saya tidak setuju bahwa
keputusan dalam meninggalkan keluarganya bukanlah suatu kedewasaan?
Chris memang membenci tatanan kehidupan manusia, karena tidak sejalan
dengan dirinya, yang terutama adalah kepalsuan. Tapi ingat, semua
tindakan Chris ini tanpa ia sadari adalah juga kepalsuan. Langkah besar
yang ia ambil tidak bisa dikelak sebagai suatu kebohongan. Bagaimana
Chris membohongi dirinya dengan menutupi 'black-hole'-nya dengan lari
dari kenyataan hidup. Selain itu apa ia tidak memikirkan sedalam apa
penderitaan keluarganya karena kepergiannya?.

Talking point...Untuk download DISINI link download server lokal ni bro lansung download sekali aja .
Into The Wild adalah sebuah true-story yang berbicara mengenai cara menghadapi masalah, kedewasaan, kemanusiaan, dan juga penyesalan. Ngga tau lagi harus ngomong apa, pokoknya Into The Wild bagus banget. Banyak banget quote-quote bagus yang melingkupi jalannya film. Into The Wild sukses mempesona saya, dengan segala keindahan alur cerita yang bener-bener dalem dan banyak momen memorable yang berbeda-beda, dari yang sedih, bahagia, lucu, dan diakhiri dengan pemilihan depressed-moment. Luar biasa!!